Diberkahi menjadi orang yang gampang banget untuk mengingat dan susah melupakan sesuatu tu anugerah bukan sih? -
Mungkin sebagian bilang anugerah, karena menjadi pelupa bukan merupakan hal yang baik. Mengingat sesuatu akan memudahkan kita dalam melakukan sesuatu, plus keep moment2 berharga yang bisa dikenang terus sampe kapanpun. Biasanya tipe ini tipe2 yang susah move on dari masa lalu. Haha. Namun, sebagian lagi akan mengatakan, easy to forget something means having easy lyfe, doesn't it? Gak perlu repot-repot overthinking, gak perlu nyimpan kejengkelan akan sesuatu yang bisa bertumbuh jadi dendam, etc.
Jyujyur, aku cenderung ke tipe yang pertama. No, I'm not saying, I can remember everything. Malah sebenernya aku gampang lupaan. Kayak naro barang di mana, susah nginget nama/muka orang yang baru dikenal, lupa jalan, etc. Cenderung lupaan. TAPIIII. entah kenapa, aku tu tipe yang mengingat tanggal lahir orang atau tanggal2 momen spesial lainnya. Khusus untuk itu doang ingetnya. HAHAHA.
Entah kenapa mengingat tanggal lahir orang tu asyik, kayak menyenangkan aja gitu mengetahui kapan perayaan spesial tiap tahunnya seseorang, dan kita bisa ikutan senang atas perayaannya. kadang aku tidak mengingat pun pasti ada aja moment yang beririsan jadi otomati ingat. Sekali lagi, aku tidak bilang kalo aku bisa ingat semua tanggal lahir orang ya. Again, aku lupaan ya. Ya, paling tidak kalopun keliru, paling kecepatan atau kelambatan 1 hari. Atau 1 bulan juga pernah sih wkkww. Biasanya yang tanggalnya dah bener, tapi bulannya kecepetan/kelambatan. Nah ini sering terjadi ketika aku mengingat ulang tahun teman circle A dan circle B yang ternyata bersingungan. Jadi suka ketuker2. Terus seringnya, pas di tanggal ulang tahun yang benernya aku malah lupa ngucapin wkwkkwkw. ya maaap xixix.
Nah, balik lagi. Kayaknya asal mulanya 'budaya' mengingat tanggal ulang tahun dalam diri ini timbul dari kebiasaan Bunda dulu yang suka nyatet2in ulang tahun orang di kalender. Ditulisin gitu. Bahkan tiap ganti tahun, kalender lama tidak boleh dibuang dulu sebelum mamak saya 'menyalin' tanggal2an tersebut ke kalender yang baru. Tanteku (yang adalah adiknya Bunda) juga pernah punya semacam list tanggal, mirip kalender tapi bukan kalender tahun itu, kayak emang general list 365 hari aja gitu, terus dicatat2in, 'di tanggal ini bulan ini tu yang ultah siapa aja', lengkap dari Januari hingga Desember. BOOM. Keren ga sih? Dan aku melihat itu menyenangkan.
To remember, and to be remembered.
Jujur, aku suka moment ketika ulang tahun, orang-orang mengucapkan selamat ulang tahun ke aku. Pick me, kah? Mungkin. wkwkw. tapi serius aku suka. Aku suka banget baca wish orang-orang, mau yang standar atau yang di luar nurul. Tiap ada yang ucapin, pasti ku-screen shoot. Even, cuma bilang Happy Birthday!. Seriously, I'm okay with it. Aku juga mengkoleksi semua kartu ucapan yang dikasih sama orang-orang ke aku. Bahkan jika kartu ucapan itu ga proper sebatas cuma di kertas lecek atau di struk ekspedisi (well, ini mungkin ada nama disorder-nya ya. hoaring? or something i dont know haha. tp ya whatever). Gak tau ya kenapa senang. Kayaknya karena ya berarti aku masih diingat sama orang. Siapapun itu. Rasanya aku tu masih hidup di memory mereka gitu.
Karena aku senang ketika aku diingat, mungkin itu juga sebabnya aku masih suka mengingat kapan tanggal ulang tahun orang. Just trying to remember, gak semuanya. Apalagi kayak sekarang makin tua gitu ya, daya ingat pun tidak bisa dipungkiri semakin menurun, insufficent memory di otak jadi perlu delete beberapa bagian untuk diisi yang baru. Nah, menurutku di sini lah peran facebook notif, guys. HAHAHA. Mungkin beberapa orang terdekatku suka tanya, kenapa sih masih nyalain notif facebook, toh dah ga ada yang chat juga di sana, toh dah jarang dibuka juga. Hey, dia ada untuk birthday reminder, babe. (Intermezzo dikit, facebook masih menarik btw guys. Apalagi fitur marketplacenya. Nagih haha)
Nah, back to topic. Sebenernya sebelum ada facebook pun, aku masih bisa ingat ulang tahun orang-orang wakaka. Anugeah? anggap saja iya. Sebut deh, temen2 SD. Kayaknya aku masih bisa mention 50% lebih tanggal ultah mereka. I still remember., hey. Alam bawah sadar? Mungkin. Aku pernah lupa ulang tahun orang, tapi aku inget, seharusnya di tanggal itu tu ada moment sesuatu yang seharusnya aku ingat. WKWKW. Oiya, ulang tahun guru SD ku pun aku ingat. Sampe aku SMA atau kuliah deh kayaknya, bahkan aku masih ngucapin ke ibunya, tiap beliau ultah (tapi dah ga lagi, karena ilang nomor wkwk). Sampe orang tu suka bilang, "Kamu ni masih inget aja ulang tahun ku". Jujur bingung responnya hahaha.
Nah, sampai suatu hari aku menyadari. Kadang-kadang memori ini menyiksa. WKWKW (eyy, not realy hurt siih :p)
Tau kan, kalo semakin kita bertumbuh besar (dalam artian umur kita bertambah), semakin kecil circle kita. Orang yang dulunya deket banget, bisa jadi sekarang sepert tidak kenal sama sekali. Atau seperti masih mengenal, tapi seperti orang lain. Canggung.
Tapiii, di moment 'canggung' itu, aku masih mengingat ulang tahun orang2 itu. It's nice to remember, but it's nicer to be remembered. Kenapa terlalu tertanam ya. Hati ini tu rasanya gatel pengen ngucapin. Tapi, kayak.. 'Duguseyooo~?' They already have their people now, and your existence is not even needed. Bahkan kalo kamu tidak mengucapkan pun hidup orang itu baik-baik aja. Tapi kenapa kamu yang tersiksa? WKWKW.
Bahkan aku pernah masih bangun, di jam 12 lewat, dini hari. Aku inget ini ultah seseorang, tapi aku nahan-nahaaaaaaan banget untuk gak nguncapin saat itu juga, karena aku tau pasti ada orang lain yang diharapkan untuk jadi orang yang pertama ngucapin. Sekali lagi blang ke diri sendiri, 'Know your place, Fid'. Terus kadang baru ucapin pas udah sorenya, atau udah malam, atau bahkan sehari setelahnya, sengaja biar cukup orang spesialnya saja yang mengingat dan diingat. Haha *ketawa canggung
So, di postingan ini, mungkin aku mau bilang, selamat ulang tahun, untuk orang-orang yang pernah aku kenal. Sungguh aku ingat, tapi masih boleh kah untuk kuucapkan? Gatel weyyyy HAHAHAHA
bonus ugly cake buat klean ♡♡♡
*btw ni kue lucu banget dah. bisa kali ya tangan2 non artistik ini bikin juga hahaha

Comments
Post a Comment